Tampilkan postingan dengan label kotamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kotamu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juli 2013

Epilog Untuk Juli


Jalanan basah karena hujan sedang ingin berdialog dengan senja yang enggan jingga. Aku dan kotamu. Hujan dan perjalanan kita, tak terasa sudah sejauh ini. Tetaplah menjadi teman perjalananku hingga nanti.

Hujan mungkin menghapus beberapa kenangan. Tapi baginya, hujan adalah penanda kenangan yang belum usai. Aku di perjalananmu, tak pernah beranjak  kemana-mana. Tinggal.

Jika nanti di perjalanan kita aku mengesalkanmu, jangan kemana-mana, tetaplah di sampingku.

Kamu memilih hatiku sebagai rumahmu, demikian juga aku. Kita akan selalu saling memperjuangkan.


`di penghujung Juli, pada pagi bulan Ramadhan :)

Senin, 03 Desember 2012

hujan di kotamu,


hujan mengucapkan selamat datang padaku,
suatu pagi gerimis, di kotamu

ada senyum yang terbias,
terima kasih ada untukku

ada banyak celah luka yang tertinggal di belakang kita,
biar saja itu tetap ada,
kita hanya berjalan, bukan berlari,

hujan masih menderas,
kita memandanginya dengan lugas

ada banyak cerita yang terlukis tak terasa,
biarkan saja,
ada tawa-tawa antara kita,
begitu indah

hujan masih memandangi kita,
yang melangkah tanpa tergesa...

suatu pagi, di kotamu
:)